Daya Tarik Wisata di Cloud Gate “The Bean” Chicago, Amerika Serikat

Daya Tarik Wisata di Cloud Gate “The Bean” Chicago, Amerika Serikat

Bagi para pecinta arsitektur modern, berkunjung ke Cloud Gate yang ada di Chicago, Amerika Serikat, atau yang lebih dikenal dengan ‘The Bean’ merupakan sebuah keharusan. Lokasi wisata yang ada di dalam area Millenium Park ini memang menjadi salah satu magnet kunjungan turis luar negeri di Chicago. Daripada penasaran, yuk kita simak saja ulasan mengenai lokasi wisata satu ini beserta daya tariknya di artikel berikut.

Mengenal Cloud Gate dan Lokasinya

Daya Tarik Wisata di Cloud Gate “The Bean” Chicago, Amerika Serikat

Bagi sebagian orang pecinta seni, pahatan patung bernama Cloud Gate yang terbuat dari baja tahan karat merupakan sebuah mahakarya seni yang mungkin tidak akan Anda temui di lokasi wisata lainnya. Memang jika dilihat dari sejarahnya sendiri, butuh perjuangan untuk Sir Anish Kapoor, seniman Inggris dan sang kreator ‘The Bean’, untuk membuat karya seni ini hingga bisa dibuka untuk umum pada tahun 2004.

Pada awalnya, The Bean merupakan hasil karya dari ajang perlombaan proposal yang Sir Anish Kapoor ajukan pada tahun 1999. Ajang perlombaan ini merupakan sebuah ajang untuk mencari patung guna dipamerkan di Millenium Park. Kapoor pun memasukkan proposalnya dengan desain yang dimiliki ‘The Bean’ saat ini, yakni berupa 168 pelat baja tahan karat yang berbobot 110 ton untuk kemudian dilas menjadi satu membentuk ukuran 10 x 20 x 13 m.

Patung ini terletak di Millenium Park, tepatnya di pusat dari AT & T Plaza yang mana ada di atas Park Grill. Inilah mengapa, orang-orang yang mengunjungi Millenium Park sangat senang menghabiskan waktu makan siang mereka di Park Grill karena nantinya, mereka bisa terhindar dari terik matahari dan duduk di bawah bayang-bayang Cloud Gate sembari menikmati pemandangan cantik yang ada di area wisata terbaik di Chicago tersebut.

Daya Tarik Wisata di Cloud Gate “The Bean” Chicago

Cloud Gate

Bagi semua orang yang mengadakan perjalanan wisata ke Chicago, tentunya mampir di ‘The Bean’ adalah suatu keharusan. Tidak hanya melihat kecanggihan teknologi dalam mahakarya arsitektur buatan seniman asal London ini, Anda juga bisa menikmati banyak daya tarik wisata menarik yang hanya bisa dilakukan disana, antara lain :

  • Berfoto di Landmark Chicago

Daya tarik pertama yang bisa Anda dapatkan dari ‘The Bean’ adalah kebebasan berfoto di landmark khas Chicago satu ini. Menurut masyarakat setempat, Anda belum di Chicago jika tidak memiliki foto dengan latar belakang Cloud Gate. Tidak hanya menjadi karya spot populer, rupanya seni yang berdiri dan menjulang tinggi diantara landscape Millenium Park ini menjadi simbol dari majunya ilmu, arsitektur, dan wisata disana.

  • Bisa Belanja Banyak Cindera Mata

Setelah puas berfoto, Anda bisa berkeliling ke berbagai pusat oleh-oleh yang ada di sekitar lokasi wisata. Jadi ketika Anda pulang ke Indonesia, Anda tidak hanya akan mendapatkan oleh-oleh berupa foto, melainkan juga banyak souvenir yang bisa dibagikan kepada keluarga dan teman di kantor, contohnya poster, kartu pos, sampai kaos.

  • Banyak Atraksi Akan Anda Jumpai

Daya tarik selanjutnya yang bisa Anda dapatkan dari ‘The Bean’ adalah banyaknya atraksi yang bisa Anda jumpai disana. Lantaran menjadi landmark dari Chicago, maka tidak heran jika ada banyak pertunjukan yang biasanya diadakan disana. Bahkan, tidak hanya turis saja, penduduk lokal pun sering menonton atraksi disana dan berbaur dengan Anda, misalnya pada pertunjukan jazz.

  • Lokasi Terkenal dari Scene Film Hollywood

Jika Anda penggemar film Hollywood dan kebetulan berkunjung ke The Bean, maka tentunya Anda bisa pamer di kemudian hari kepada sesama penggemar film Hollywood di daftar kontak Anda. Pasalnya, ‘The Bean’ merupakan salah satu spot di Chicago yang kerap dijadikan sebagai tempat pengambilan syuting film Hollywood. Tidak percaya?

Coba tonton ulang film Hollywood berjudul The Break Up yang rilis pada tahun 2006. Bisa juga, Anda menonton ulang film Hollywood yang rilis pada tahun 2012 berjudul The Vow dimana ‘The Bean’ menjadi latar belakang tempat dimana tokoh utamanya berciuman romantis disana. Beberapa film lainnya yang juga syuting disana adalah Transformers : Age of Extinction hingga film Nights and Weekends.

  • Banyak Dikunjungi Seniman dari Seluruh Dunia

Terakhir, jika Anda beruntung, Anda bisa bertemu dengan banyak seniman dari seluruh dunia yang kebetulan berwisata disana. Inilah yang menjadi daya tarik selanjutnya yang bisa Anda dapatkan dari ‘The Bean’. Pasalnya, karya ini boleh dibilang sebagai ‘lokasi suci’ para seniman yang wajib dikunjungi untuk mendapat inspirasi. Tidak hanya itu, para seniman ini juga datang untuk mengapresiasi tinggi karya Sir Anish Kapoor.

Demikian ulasan mengenai daya tarik dari seni arsitektur modern Cloud Gate yang ada di Chicago, Amerika Serikat, atau yang lebih dikenal dengan ‘The Bean’. Semoga ulasannya bermanfaat dan dapat menjadi referensi Anda kala berwisata ke Amerika Serikat, khususnya Chicago.

Daya Tarik Wisata di Art Institute of Chicago, Amerika Serikat

Daya Tarik Wisata di Art Institute of Chicago, Amerika Serikat

Jika Anda adalah penyuka seni, entah itu seni klasik atau seni kontemporer, maka Anda wajib berkunjung ke Art Institute of Chicago di Illinois, Amerika Serikat. Pasalnya, museum yang dibangun pada tahun 1879 tersebut menjadi tempat berkumpulnya banyak karya seni legendaris dari seluruh dunia. Yuk, simak ulasan lengkap tentang daya tarik museum seni terbesar dan salah satu yang tertua di Amerika Serikat ini di artikel berikut.

Mengenal Art Institute of Chicago dan Lokasinya

Daya Tarik Wisata di Art Institute of Chicago, Amerika Serikat
Exterior of Art Institute of Chicago.

Mencari museum yang menyimpan koleksi seni dari abad 20 sampai abad 21 memang tidak mudah dan jarang, namun Anda akan mudah menemukan ratusan koleksi tersebut di Art Institute of Chicago. Disana, bahkan tidak hanya ada lukisan dan patung seni kontemporer pada abad lama, melainkan juga seni-seni arsitektur dan desain serta fotografi dari abad modern. Tidak heran, hal ini menjadikan museum tersebut sebagai yang terbaik di dunia.

Museum ini berada di gedung 111 South Michigan Avenue dan dirancang dengan gaya Beaux-Arts. Perancangnya adalah Rutan, Coolidge, dan Shepley. Adapun di bagian bawah museum atau pada lantai dasarnya, Anda bisa menyaksikan perpustakaan Ryerson & Burnham yang mana merupakan tempat koleksi berbagai arsitektur abad ke 18 sampai ke 20. Tidak hanya para mahasiswa dan staf museum, masyarakat umum pun juga bisa berkunjung.

Daya Tarik Wisata di Art Institute of Chicago

Art Institute of Chicago

Berbicara mengenai Art Institute of Chicago, Anda pasti akan memahami bahwa museum yang diresmikan pada tahun 1879 tersebut menyimpan sejuta cerita bagi para penggiat seni di seluruh dunia. Pasalnya, di museum yang menampung sekitar 1,5 juta orang per tahunnya tersebut, Anda tidak hanya akan menyaksikan koleksi seni-seni dari Amerika dan Eropa saja, tapi juga seni dari Asia hingga Afrika. Adapun koleksi seni-seni tersebut antara lain :

  • Koleksi Seni Afrika dan Seni India

Koleksi seni yang pertama di museum ini adalah koleksi seni dari Afrika dan India. Anda akan melihat berbagai macam karya dari kedua kawasan tersebut dalam 400 karya unik berupa garmen, topeng, keramik, sampai perhiasan.

  • Seni Amerika

Kedua, koleksi seni yang ada di museum ini adalah dari Amerika. Anda tidak hanya akan menyaksikan berbagai koleksi tembikar khas Amerika Utara, tapi juga akan dibawa menyelami masa-masa kejayaan karya terkenal abad lalu, seperti Nighthwaks milik Edward Hopper yang ada di museum sejak tahun 1942 hingga American Gothic milik Grant Wood yang ada di museum sejak tahun 1930.

  • Koleksi Seni Kuno dan Bizantium

Koleksi seni yang ketiga yang ada di museum ini adalah dari masa bizantium dan kuno. Dikatakan, koleksi-koleksi yang disimpan disana ini berusia hampir 4 ribu tahun dan berasal dari berbagai negara kuno zaman dahulu, seperti Mesir, Etruria, Yunani, hingga Romawi. Berbagai koleksi seninya adalah tembikar, kaca, perunggu, hingga perhiasan yang semua dimulai dari milenium ketiga SM sampai masa Kekaisaran Bizantium.

  • Koleksi Seni Arsitektur dan Desain

Selanjutnya, daya tarik museum ini ada pada koleksi seni arsitektur dan desainnya. Anda bisa menemukan lebih dari 140 ribu karya model gambar dari tahun 1870 sampai zaman sekarang, termasuk di dalamnya karya Ludwig Mies van der Rohe, Llyod Wright, dan Le Corbusier.

  • Koleksi Seni Asia

Kelima, daya tarik museum ini ada pada koleksi seni dari Asia yang dimilikinya. Seperti yang kita tahu, Benua Asia adalah salah satu benua yang kaya akan koleksi seni dan sejarahnya. Alhasil, di museum ini Anda dapat menemukan sekitar 35 ribu karya dari China, Jepang, Korea, hingga Asia Tenggara dan Timur Tengah yang mana semuanya memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Sebut saja keramik, perunggu, tekstil, hingga giok.

  • Koleksi Lukisan Eropa dan Patung

Terakhir, Anda juga bisa menyaksikan koleksi lukisan dan patung khas Benua Eropa dari era Impresionis sampai era pasca Impresionis. Misalnya saja, di museum ini Anda akan menemukan setidaknya 30 buah lukisan karya Claude Monet. Selain itu, anda juga dapat menemukan karya dari Gustave Caillebotte, Pierre-Auguste Renoir, hingga Madame Cezanne.

Tentunya, semua koleksi-koleksi di atas hanya koleksi yang karyanya wajib untuk Anda kenal. Ada lebih dari 300 ribu koleksi lain yang mana juga wajib untuk Anda ketahui dan hanya bisa Anda saksikan jika berkunjung disana saja. Sepanjang tahun, Anda dapat menyaksikan setidaknya 30 pameran seni khusus dari Art Institute of Chicago ini.

Tidak hanya sebagai museum saja, perannya sebagai lembaga penelitian pun membawa Institut Seni Chicago ini untuk membangun berbagai pusat konservasi yang mana salah satunya adalah Perpustakaan Ryerson & Burnham yang sudah disebutkan di atas tadi sebagai pusat ilmu arsitektur dan sejarah.

Demikian ulasan mengenai daya tarik wisata Art Institute of Chicago yang ada di Illinois, Amerika Serikat. Semoga ulasannya bermanfaat.

Daya Tarik Wisata di Shedd Aquarium Chicago, Amerika Serikat

Daya Tarik Wisata di Shedd Aquarium Chicago, Amerika Serikat

Bagi para pecinta hewan-hewan bawah laut, tentunya berkunjung ke akuarium raksasa kala liburan bisa menjadi pilihan. Jika di Jakarta, Indonesia kita mengenal Sea World, maka di Chicago, Amerika Serikat kita mengenal Shedd Aquarium. Tidak hanya akuarium raksasa yang mana memiliki 5 juta US galon, melainkan akuarium super besar yang menampung 32.000 hewan bawah laut. Penasaran? Langsung saja yuk simak ulasannya di bawah ini.

Mengenal Shedd Aquarium dan Lokasinya

Daya Tarik Wisata di Shedd Aquarium Chicago, Amerika Serikat

Berkunjung ke Illinois, Amerika Serikat memang tidak afdol rasanya jika tidak berhenti di Shedd Aquarium. Tempat wisata yang ada di Danau Michigan, Chicago, dan bersebelahan dengan Field Museum of Natural History serta Planetarium Adler ini dulunya bernama Akuarium John G. Shedd.

Di Amerika Serikat, boleh dibilang akuarium ini memang adalah tempat wisata bawah laut yang mana paling banyak dikunjungi. Setidaknya di tahun 2015 saja, tempat wisata ini dikunjungi sekitar 2,02 juta orang dalam satu tahun tersebut. Tentunya, hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi museum tersebut.

Sesuai nama terdahulunya, rupanya akuarium ini dulunya dipimpin oleh John G. Shedd yang mana untuk membangunnya membutuhkan biaya sekitar 3 juta US Dollar. Barulah pada tanggal 30 Mei 1930 akuarium ini dibuka dan menjadi akuarium pedalaman pertama dengan koleksi ikan air asin yang ada di dunia ini pada waktu itu.

Tidak hanya bekerja sendiri, akuarium ini juga bekerjasama dengan Pusat Konservasi dan Penelitian Daniel P. Haerther. Pusat Konservasi tersebut menyediakan penelitian pada akuarium mengenai berbagai topik biota laut, contohnya kesehatan da perilaku hewan, pelatihan hewan, hingga reproduksi dan genetika hewan air.

Shedd Aquarium juga bermitra dengan berbagai upaya konservasi hewan yang ada di Kepulauan Karibia dan Asia Tenggara. Beberapa contoh nyatanya adalah konservasi iguana pada tahun 1994 yang terancam punah hingga pemetaan populasi kuda laut di Asia Tenggara yang berkolaborasi dengan Project Seahorse.

Daya Tarik Wisata di Shedd Aquarium Chicago

Shedd Aquarium

Tidak hanya kehebatannya dalam melakukan penelitian dan konservasi kepada hewan-hewan laut, akuarium ini juga memiliki beberapa daya tarik wisata yang mana tidak akan Anda temui di lokasi wisata lainnya, yakni :

  • Pameran Caribbean Reef

Pertama, daya tariknya adalah adanya pameran Caribbean Reef. Pameran ini ada sejak tahun 1971 dan merupakan jenis pertunjukan dimana Anda bisa berinteraksi dengan hewan seperti penyu hijau, ikan pari, hiu bonnethead, dan lain-lainnya di dalam tangki 90 ribu US-galon.

  • Pameran Amazon Rising

Daya tarik kedua adalah adanya pameran Amazon Rising yang mana merupakan sebuah wahana dengan jalan seluas 8.600 kaki persegi dan berjenis hutan rekreasi. Disana, Anda akan menikmati pemandangan 250 spesies hewan liar, contohnya anaconda, ikan pari air tawar, hingga piranha.

  • Pameran Wild Reef

Daya tarik selanjutnya adalah pameran wild reef dimana Anda akan menyaksikan berbagai biota laut khas laut lepas dalam 525 ribu US galon. Mulai dari terumbu karang Filipina, ikan hiu seperti blacktip reef, sampai ikan gergaji pun ada.

  • Pameran Stingray Touch

Daya tarik berikutnya adalah stingray touch yang mana termasuk wahana baru yang dibuka pada tanggal 17 Mei 2013. Tidak hanya sekedar menyaksikan, Anda juga bisa menyentuh berbagai hewan disana, contohnya ikan pari cownose. Sayangnya, pameran ini hanya berlangsung dalam skala musiman saja, yakni mulai dari Mei – Oktober.

  • Oceanarium

Berikutnya, ada oceanarium yang mana dibuka pada tahun 1991. Di wahana ini, Anda bisa menyaksikan berbagai mamalia laut seperti paus beluga, lumba-lumba, sampai berang-berang dan singa laut. Bahkan, di dalam wahana ini ada zona khusus bernama The Polar Play Zone yang mana dihuni oleh penguin Rockhopper dan Magellanic yang menjadikan wahana ini sebagai wahana ini tidak pernah sepi pengunjung.

  • Teater 4D

Keenam, daya tarik di Shedd Aquarium ada di Teater 4D. Disana, Anda bisa menyaksikan berbagai pertunjukan film 3D dengan banyak fasilitas menarik, sebut saja audio berteknologi tinggi, kursi interaktif, hingga gelembung dan aroma yang mana mungkin seperti Anda rasakan dari dalam film yang diputar. Dibuka pada tahun 2009, Teater 4D kerap menampilkan film unggulan, contohnya Spongebob Squarepants.

  • Pameran Bawah Laut

Terakhir, daya tarik dari akuarium ini terletak pada pameran bawah laut yang dibuka pada tahun 2018 dan menampilkan berbagai kehidupan laut. Berfokus pada keindahan visual, maka Anda akan menyaksikan secara lengkap dan detail tentang warna sampai pola kehidupan hewan-hewan laut disana.

Tidak hanya menampilkan keindahan biota lautnya, akuarium ini juga menyuguhkan keindahan arsitekturnya. Contohnya saja, Anda akan menemui arsitektur Yunani Klasik yang dipakai untuk struktur museum dan motif-motif akuatik pada kandang hewan.

Demikian ulasan mengenai daya tarik utama yang ada di Shedd Aquarium. Semoga ulasannya bermanfaat.